Logo Harian Cimahi
HarianCimahi

Pelajar Asal Cimahi Ditemukan Meninggal di Sekitar Bawah Jembatan Pasupati | Harian Cimahi

Oleh Redaksi Harian Cimahi - Bandung Raya - Selasa, 10 Februari 2026
Pelajar Cimahi Ditemukan Meninggal di Bawah Pasupati

Bandung - Seorang pelajar asal Kota Cimahi ditemukan meninggal dunia di kawasan bawah jembatan layang Pasupati, Kota Bandung, pada Selasa pagi. Kejadian tersebut segera mendapat penanganan dari aparat kepolisian guna memastikan kronologi peristiwa serta penyebab pasti meninggalnya korban.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, korban diketahui sebelumnya berada di area jalur atas jembatan layang Pasupati. Sejumlah warga yang melintas maupun berada di sekitar lokasi sempat melihat adanya kondisi yang tidak biasa sebelum akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di area bawah jembatan. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang.

Tak lama setelah laporan diterima, petugas kepolisian bersama tim medis langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Aparat melakukan pengamanan area untuk memastikan situasi tetap kondusif serta mencegah kerumunan warga. Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap korban untuk memastikan kondisi dan tanda-tanda vital sebelum proses evakuasi dilakukan.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur standar guna mengetahui penyebab pasti kematian korban. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang milik korban yang ditemukan di sekitar lokasi sebagai bagian dari proses pendalaman.

Pihak kepolisian menyampaikan bahwa hingga saat ini penyelidikan masih terus berlangsung. Aparat tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian, termasuk warga yang pertama kali mengetahui peristiwa tersebut. Selain saksi di lapangan, polisi juga berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk menelusuri aktivitas terakhir korban sebelum kejadian.

Kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan profesional. Aparat mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, terutama di media sosial, karena dapat menimbulkan kesalahpahaman dan berdampak pada keluarga korban.

Peristiwa ini turut menjadi perhatian publik, khususnya terkait pentingnya kepedulian bersama terhadap kondisi mental remaja. Lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat diharapkan dapat saling berperan dalam memberikan dukungan serta perhatian terhadap generasi muda, terutama apabila terlihat adanya perubahan perilaku atau tanda-tanda membutuhkan bantuan.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu melaporkan atau menghubungi pihak terkait apabila mengetahui seseorang berada dalam kondisi yang memerlukan pertolongan. Upaya pencegahan dan kepedulian bersama dinilai menjadi langkah penting agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Hingga berita ini disusun, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman dan akan menyampaikan informasi lanjutan setelah proses penyelidikan selesai dilakukan.